PELATIHAN MANAJEMEN BUMDES BAGI PENGURUS DAN PENGAWAS DESA FULUR

Sideka : fulur.desa.id//  Kepala Desa Fulur “Julianus lesu Bau”, resmi membuka Pelatihan Manajemen BUMDes bagi pengurus dan pengawas yang dilaksanakan di aula kantor Desa Fulur Kecamatan Lamaknen Kabupaten Belu (18/01).

Peserta kegiatan ini berjumlah 30 orang. Peserta terdiri dari Kepala Desa Fulur dan manajer BUMDes yang telah memiliki peraturan desa tentang BUMDes, Badan Pengurus BUMDes, Aparat Desa Fulur serta masyarakat Desa Fulur. Kegiatan ini dilaksanakan selama 1 hari. Narasumber pada kegiatan ini dari Dinas terkait Kabupaten Belu. Kegiatan ini membahas mengenai gambaran umum BUMDes, pembentukan dan pengelolaan BUMDes, pemberdayaan BUMDes, dan manajemen BUMDes

Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) adalah usaha desa yang dibentuk/didirikan oleh pemdes yg kepemilikan modal & pengelolaannya dilakukan oleh pemdes dan masyarakat. BUMDes menitikberatkan tata kelola BUMDes yang terdiri dari Manajemen Sumber Daya Manusia, Manajemen Keuangan, manajemen Operasional dan Manajemen Pemasaran. Melalui keempat Bidang Manajemen diharapkan akan dapat dicapai efektivitas dan efisiensi sehingga tujuan BUMDes dapat dicapai dengan tingkat keberhasilan yang baik. Logika pendirian BUMDes didasarkan pada kebutuhan dan potensi desa, sebagai upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat khususnya masyarakat Desa Fulur. Berkenaan dengan perencanaan dan pendiriannya, BUMDes dibangun atas prakarsa (inisiatif) masyarakat, serta mendasarkan pada prinsip-prinsip kooperatif, partisipatif, transparansi, emansipatif, akuntable, dan sustainable. Dari semua itu yang terpenting adalah bahwa pengelolaan BUMDes harus dilakukan secara profesional dan mandiri. Pembentukan BUMDes dimaksudkan guna menampung seluruh kegiatan peningkatan pendapatan masyarakat, baik yang berkembang menurut adat istiadat/ budaya setempat, maupun kegiatan perekonomian yang diserahkan untuk dikelola oleh masyarakat melalui program/proyek Pemerintah dan Pemerintah Daerah. Sebagai usaha desa, Pembentukan BUMDes di Desa Fulur bertujuan untuk:

1) Mendorong berkembangnya kegiatan perekonomian masyarakat Desa Fulur

2) Meningkatkan kreativitas dan peluang usaha ekonomi produktif (berwirausaha) anggota masyarakat Desa Fulur yang berpenghasilan rendah

3) Mendorong berkembangnya usaha mikro sektor informal untuk penyerapan tenaga kerja bagi masyarakat di Desa Fulur yang terbebas dari pengaruh pengaruh rentenir.

Pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui BUMDes mempunyai sasaran:

1) Terlayaninya masyarakat di Desa Fulur dalam mengembangkan usaha produktif

2) Tersedianya media beragam usaha dalam menunjang perekonomian masyarakat Desa Fulur sesuai dengan potensi desa dan kebutuhan masyarakat.

Untuk mencapai tujuan dan sasaran BUMDes sangat diperlukan penerapan manajemen secara profesional. Apabila BUMDes dikelola dengan baik, maka kemajuan yang terjadi akan mampu menyerap tenaga kerja serta memajukan tingkat perekonomian di pedesaan. Dengan demikian, dengan dibentuknya BUMDes di des Fulur maka lambat laun tingkat perekonomian masyarakat Desa Fulur akan dapat berkembang dan tingkat kesejahteraan masyarakat Desa Fulur pun dapat tercapai secara optimal. //Berelekyanto

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan